Photobucket

Bersumber dari : http://www.abyfarhan.com/2012/09/cara-pasang-iklan-melayang-di-kanan.html#ixzz2F03szT8a Follow us: @aby_farhan on Twitter

Rabu, 09 Januari 2013

langkah langkah membuat web

1.   Membuat database melalui mySQL Database di Cpanel
Jika anda belum membuat database di server, silahkan dibuat dahulu. Membuat database MySql bisa dilakukan di cPanel > MySql Database. Dari sana bisa diperoleh :
•    Nama database          , contoh :  'cerita35_wordpress'
•    Username database   , contoh : 'cerita35_admin'
•    Password database    , contoh : 'b4l1b0' 
 membuat database MySql
MySQL memiliki fasilitas yang dinamakan “MySQL Dump”. Biasanya digunakan untuk melakukan backup pada database, atau untuk melakukan transfer data ke server. Cara termudah untuk melakukan dumping pada database MySQL anda adalah melalui phpmyadmin
Catatan kecil: phpmyadmin adalah sebuah tools yang dibuat menggunakan PHP dan digunakan untuk mempermudah administrasi terhadap database MySQL
Pada Komputer Lokal
Dalam contoh ini, kami menggunakan phpMyAdmin 3.3.9 pada komputer lokal, langkah-langkahnya:
a. ketikkan path ke phpmyadmin pada localhost anda
1
b. pilih database yang ingin anda dump, misalnya sebagai contoh adalah database “joomla1.5″.

Terdapat di sebelah kiri phpmyadmin
c. jika anda telah memilih database, maka phpmyadmin akan menampilkan tabel-tabel yang terdapat pada database tersebut.
d. klik pada bagian “Export”

e. Sekarang anda berada pada bagian option yang menentukan “Bagaimana cara database anda akan di dump”.

Catatan pada menu option:
- Export: Pilihan bagaimana dump dari database anda akan ditampilkan. Defaultnya adalah SQL.


Jika anda akan menggunakan dump dari database untuk ditransfer ke website anda, maka gunakan SQL.
- SQL option: opsi2 mengenai query apa saja yang akan digunakan pada dump database anda.

Opsi2 untuk export menggunakan SQL
- Save as File: Jika anda ingin hasil dump database langsung disimpan, maka centang bagian ini

pada bagian ini, anda juga dapat memilih tipe kompresi untuk dump database anda
f. klik “Go”

Setelah itu file *.sql akan tersimpan di komputer Anda (didalam folder download browser yang Anda gunakan saat ini).

Pada Website Anda
Login ke cpanel website anda (http://domainanda/cpanel) dengan menggunakan username dan password yang telah dikirimkan oleh Rumahweb.
Sebelum melakukan import database dari menu “phpmyadmin” di cPanel, maka Anda harus membuat terlebih dahulu nama database dari menu “Mysql Databases”. Untuk caranya silahkan klik link ini
a. Setelah membuat nama database silahkan masuk ke menu “phpmyadmin” yang terdapat pada cpanel,

b. Pilih nama database yang sudah dibuat, misalnya “zona940_rw”

c. Setelah database tersebut terpilih, pilih menu “Import”

d. Berikut adalah tampilan dari menu “Import”. Pilih file *.sql yang sudah di export dari phpmyadmin di localhost, misalnya “joomla1.5.sql” dan klik tombol “Go”.

e. Jika prosesnya berhasil maka akan muncul tampilan berikut ini,

Maka database anda pun selesai di upload
2.   Backup database Komputer lokal
Siapkan database aplikasi wordpress yang sudah anda buat ketika offline. Backup database anda, jika menggunakan phpMyAdmin silahkan akses phpMyAdmin dari web browser anda ( http://localhost/phpmyadmin)
Pilih database wordpress yang ingin diupload dari drop down menu “ database “. Setelah database dipilih dan menampilkan table-tablenya, klik pada tombol “export” Lalu pilih select all dan centang kotak “Add Drop Table” Jangan ganti yang lain kecuali anda tahu apa yang anda lakukan. Centang “Save as file” tekan tombol “go” di kanan bawah browser. Browser akan mengeluarkan konfirmasi penyimpanan ke local komputer.
3.   Import database melalui phpmyadmin di cpanel
Setelah selesai membuat database dan user (step 1)serta export database di computer local anda( step 2). Silahkan buka menu phpMyAdmin di cPanel Pilih database dengan nama ( _wordpress) yang tadi anda buat di step pertama.
Setelah database dipilih , klik pada tombol “import” dan browse file backup database dan “Go” untuk import. Untuk detailnya bisa anda lihat di artikel cara-upload-mysql-database.
Ketika website anda telah selesai dibuat di komputer pribadi anda, maka proses selanjutnya yang harus ada lakukan adalah meng-upload file-file website anda ke server Rumahweb.
Untuk proses upload dapat dibagi dalam dua cara:
1. Dengan menggunakan FTP,
2. Dengan menggunakan file manager yang terdapat pada Cpanel website anda.
Artikel ini akan mencoba menuntun anda dalam melakukan proses upload dengan menggunakan FTP.
Software FTP yang digunakan sebagai contoh pada artikel ini adalah FileZilla, anda dapat men-downloadnya dari SourceForge.net . Sekedar saran, gunakan mirror yang paling dekat dengan lokasi anda, agar proses download dapat berjalan dengan cepat. Setelah download selesai, silahkan install file tersebut dan anda dapat langsung menggunakannya.
Petunjuk umum pada FileZilla:
1
Keterangan:
1. Menunjukkan isi dari komputer anda (komputer dimana FileZilla diinstall). Informasi yang diberikan adalah berupa drive-drive dan folder2 yang terdapat pada komputer anda
Anda dapat meng-klik tanda (+) untuk menuju ke folder tempat file-file yang akan di upload, atau anda dapat pula mengetikkan path langsung ke folder tersebut.
2
2. Merupakan isi dari folder yang anda tuju,
3
3. Jendela Message (pesan)
Berisi respon dari perintah yang dikirim oleh FileZilla, pesan2 tersebut dapat berupa:
Status:
Menunjukkan status dari operasi yang dilakukan. Contohnya: “Connecting to (server)…” atau “Retrieving directory listing…”
Error:
Merupakan pesan kesalahan (selalu ditunjukkan dengan warna merah).Terjadi jika terdapat kesalahan pada operasi yang dilakukan atau bisa juga karena sebuah operasi dihentikan secara langsung oleh pengguna.
Command:
Menunjukkan perintah yang sedang dikirim oleh FileZilla ke server
Response :
Menunjukkan respon yang diberikan oleh server. Jika pada digit pertama menunjukkan angka 2 atau 3 berarti operasi yang dilakukan sukses, jika 4 atau 5 berarti gagal
4. Jendela Remote Computer (server),
5. Status transfer file.
Melakukan Koneksi ke server
4
Quick connection bar
Pada quick connection bar, anda ketikkan informasi berikut:
a. di bagian address: ketik url website anda, tanpa http:// .
b. username dan password yang digunakan secara default adalah username dan password cpanel anda
c. kosongkan saja bagian port, karena akan diisi secara otomatis oleh FileZilla (sekedar informasi, port untuk FTP adalah 21).
Upload File
5
tampilan jika koneksi berhasil
Jika koneksi telah berhasil dilakukan, maka anda dapat melakukan proses upload. Terlebih dahulu, pastikan anda masuk ke folder public_html pada website anda, karena public_html adalah folder tempat file-file anda akan ditampilkan.
6
klik dua kali pada folder public_html
Kemudian, anda dapat menseleksi file (pada local site) yang akan anda upload, lalu klik kanan, dan pilih upload.
7
anda dapat melakukannya satu persatu
7
atau semua file dan folder sekaligus
Tahap Akhir
Setelah anda selesai melakukan upload, pastikan anda menutup koneksi ke website, apalagi jika anda menggunakan internet dari fasilitas umum seperti warnet. Caranya, klik icon “disconnect from server”.
8
disconnect from server
Catatan kecil:
a. jika file anda ingin ditampilkan pada halaman depan, silahkan ubah dulu nama file-nya menjadi index.html, atau index.php
b. gunakan huruf kecil pada nama semua nama file anda.
INDEX.HTML -> tidak disarankan,
index.html -> baru benar.
c. FileZilla yang digunakan disini hanya sekedar contoh, jika anda ingin menggunakan software FTP yang lain, anda dapat mencarinya di www.download.com dengan menggunakan kata kunci FTP.
d. Jika anda ingin menambah FTP user, anda dapat melakukannya melalu “FTP Manager” pada Cpanel website anda.


4.   Upload file
Sebelum anda upload file wordpress ke server melalui FTP, sebaiknya compresi dalam satu file format Zip dahulu kesemua file dan direktori  installasi wordpress di computer local anda . Gunakanlah kompresi normal (standar) untuk zip file dan direktori wordpress.
Upload file .zip dengan menggunakan ftp/filezilla untuk mempercepat proses upload  dan menghindari kagalan upload. Jika  ingin menjadikan aplikasi wordpress sebagai web utama silahkan upload file zip wordpress ke dalam direktori /public_html supaya aplikasi wordpress dapat diakses melalui http://yourdomain.com/.
Setelah selesai upload, login ke cPanel > File Manager, cari file yang anda upload (di dalam direktori public_html), klik kanan pada file tersebut dan extract.

5.   Setting file wp-config.php
Sampai step 4, jika Anda mencoba untuk mengakses situs Web Anda mungkin akan ditemui sebuah kesalahan/pesan error.  Hal ini karena file wp-config.php dari server lokal Anda tidak berisi informasi yang berhubungan dengan rincian account hosting Anda. File wp-config.php menyimpan informasi mengenai nama database, userDB, serta password yang dibuat pada account hosting,. Anda perlu mengubah rincian di dalamnya sebagai berikut :
Buka cPanel > File Manager  anda. Cari file wp-config.php di root directory wordpress anda. Klik kanan pada file tersebut dan klik 'Code Edit', ubah baris code di bawah ini sesuai informasi yang kita buat pada step 1 :
PHP:
  1. // ** MySQL settings - You can get this info from your web host ** //
  2. /** The name of the database for WordPress */
  3. define('DB_NAME', 'wordpress284');  ubah menjadi   define('DB_NAME', ' cerita35_wordpress');
  4. /** MySQL database username */
  5. define('DB_USER', 'root');          ubah menjadi   define('DB_USER', ' cerita35_admin');
  6. /** MySQL database password */
  7. define('DB_PASSWORD', '');          ubah menjadi   define('DB_PASSWORD', 'b4l1b0');
  8. /** MySQL hostname */
  9. define('DB_HOST', 'localhost');     tidak dilakukan perubahan
Setelah selesai mengganti konfigurasi, tekan tombol Save Changes.
6.   Mengedit Database MySQL di Server Online
Inilah langkah terakhir yang paling penting. Kita harus mengedit database, yang dalam contoh tadi adalah database “cerita35_wordpress'” supaya dapat terhubung dengan file-file WordPress kita. Kita hanya perlu mengubah URL, yang dalam contoh ini dari ‘http://localhost/wordpress284/ menjadi ‘http://www.namaDomainAnda.com’.
Jika langkah ini tidak dilakukan maka situs Anda tidak akan ditampilkan karena file-file WordPress dengan databasenya adalah ibarat dua sedjoli yang sudah tidak bisa dipisahkan. Langkah-langkah mengedit database :
Jalankan phpMyAdmin di Control Panel. Klik nama database Anda, dalam contoh ini “cerita35_wordpress'”. Pilih dan klik pada table wp_options. Pada tampilan yang muncul klik [Browse].  Pada tabel yang ada edit ada  2 hal :

a. Editlah entri “siteurl” pada kolom “option_name”. Klik edit atau gambar pena untuk mengedit. Gantilah ‘option_value’-nya dengan http://www.namaDomainAnda.com ( sesuaikan dengan path directory tempat file wordpress dan nama domain anda).
b. Editlah entri “Home” pada kolom yang sama. Jika Anda tidak menemukannya, klik tanda panah di bawah tabel. Cara mengeditnya sama dengan entri siteurl di atas.
7.   Akses nama domain anda melalui browser, dan selamat menikmati hasilnya

referensi 
www.rumahweb.com/journal/cara-upload-mysql-database.htm
http://www.rumahweb.com/journal/membuat-database-di-account-hosting.htm
http://www.rumahweb.com/journal/upload-wordpress-step-by-step-ke-server-hosting.htm

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar